Batako

Rp. 1500 / Pcs

Batako

Material dinding dari batako ini umumnya dibuat dari campuran semen dan pasir kasar yang dicetak padat atau dipress. Selain itu ada juga yang membuatnya dari campuran batu tras, kapur dan air. Bahkan kini juga beredar batako dari campuran semen, pasir dan batubara. Dengan bahan pembuatan seperti yang telah disebutkan, batako memiliki kelemahan yaitu kekuatannya lebih rendah dari bata merah, sehingga cenderung terjadi keretakan dinding, terutama jika bagian kosong-nya tidak diisi dengan adukan spesi. Pemakaian material batako untuk dinding juga membuat bangunan lebih hangat bahkan cenderung pengap dan panas, tidak seperti bata merah yang terbuat dari material tanah. Batako cenderung lebih ringan daripada bata merah. Teksturnya pun terlihat lebih halus dari bata merah.

Batako putih

  • Batako putih dibuat dari campuran tras, batu kapur, dan air. Campuran tersebut dicetak, lalu dibakar. Tras merupakan jenis tanah berwarna putih / putih kecoklatan yang berasal dari pelapukan batu-batu gunung berapi.
  • Umumnya memiliki ukuran panjang 25–30 cm, tebal 8–10 cm, dan tinggi 14–18 cm.
  • Untuk dinding seluas 1 m2, kira-kira membutuhkan:
    • Batako tras = 25 buah
    • Semen = 0,215 sak
    • Pasir ayak (pasir pasang) = 0,025 m3

Batako pres

  • Batako pres dibuat dari campuran semen PC dan pasir atau abu batu.
  • Ada yang dibuat secara manual (menggunakan tangan), ada juga yang menggunakan mesin. Perbedaannya bisa dilihat pada kepadatan permukaan batakonya.
  • Umumnya memiliki ukuran panjang 36–40 cm, tebal 8–10 cm, dan tinggi 18–20 cm untuk Batako besar. Sedangkan Batako kecil berukuran panjang 30 cm dan tinggi 14-15 cm, tebal 10 cm.
  • Untuk dinding seluas 1 m2, kira-kira membutuhkan:
    • Batako pres besar = 15 buah dan Batako Kecil 18 buah
    • Semen PC = 0,125 sak
    • Pasir ayak (pasir pasang) = 0,015 m3

Produk Lainya

Paving Berpori

Rp. 1500 / Pcs

Batako

Rp. 1500 / Pcs

bata Merah

Rp. 1500 / Pcs

Paving

Rp. 1500 / Pcs

logo neww

Produk BALOX sangat berbeda dengan bahan material biasanya. produk pada umumnya seperti bata merah menggunakan tanah liat yang harus digali. Hal itu jika dilakukan terus menerus akan habis, berbeda dengan produk balox yang terbuat dari bahan yang sudah tidak terpakai.